Rabu, 21 September 2011

Tutorial Mikrotik Load Balancing

Konsep awal :



Di beberapa daerah, model internet seperti ini adalah bentuk yang paling ekonomis dan paling memadai, karena dibeberapa daerah tidak mungkin untuk menggunakan jenis koneksi internet lain, karena cost yang akan di keluarkan untuk biaya operasional akan menjadi sangat besar.

Lalu bagai mana dengan solusinya ? apakah kita bisa menggunakan beberapa line untuk menunjang kehidupan ber-internet ? Bisa, tapi harus di gabung.

Contoh topologi yang tidak di gabung :



Ini adalah contoh topologi yang tidak di gabung. Di perusahaan ini menerapkan 3 koneksi internet, dengan 3 modem yang berbeda, akan tetapi mereka di pecah, seakan2 mereka mempunyai 3 gerbang internet yang berbeda. Dengan topologi seperti ini, load internet tidak akan tergabung.

Model seperti ini kurang ideal untuk disebutkan sebagai load balancing.

Load Balancing
Topologi load balancing :



Dengan topologi seperti diatas, maka terjadi yang namanya Load Balancing. Jadi pada site ini, akan menggunakan 3 koneksi internet (baik itu dari ISP yang sama maupun yg berbeda) dan juga baik itu menggunakan jenis koneksi yg sama maupun yg berbeda (wireless, adsl, dialup).

Dan semua client yang ada di jaringan, akan memiliki satu gateway, dan gateway itu yang akan menentukan packetnya akan lewat ISP yang mana.

Konsep LoadBalancing (di Mikrotik)

1. Paket data masuk dari interface network

2. Paket data akan di berikan tanda pemisah (mangle). MIsalnya di bagi jadi 3 group. :
• paket 1 masuk group 1,
• paket 2 masuk group 2,
• paket 3 masuk group 3,
• paket 4 masuk group 1,
• paket 5 masuk group 2,
• paket 6 masuk group 3,
• dsb

3. Setelah paket di pisahkan, kita atur NATnya
a. group 1, maka akan keluar melalui interface 1,
b. group 2 akan keluar melalui interface 2,
c. group 3 akan keluar melalui interface 3.

4. Begitu juga dengan routingnya.



Konfigurasi Load Balancing
Topologi lengkap :




Preparation 
1. Configure modem-modem yg ada dengan IP management seperti yang ada di topologi
• Modem hijau : 192.168.10.2 / 24
• Modem biru : 192.168.20.2 / 24
• Modem merah : 192.168.30.2 / 24
2. Configure PC Workstation yang ada di dalam jaringan dengan IP sebagai berikut :
• IP : 192.168.1.x ( x, dari 2 – 254, karena 1 untuk gateway)
• Netmask : 255.255.255.0
• Gateway : 192.168.1.1

Set IP Address Interface Mikrotik (IP > Address)
3. Konfigurasi IP address mikrotik dengan IP sebagai berikut :
Ether1 : 192.168.1.1 /24
Ether2 : 192.168.10.1/24 (interface ke modem hijau)
Ether3 : 192.168.20.1/24 (interface ke modem biru)
Ether4 : 192.168.30.1/24 (interface ke modem merah)



Note :
Setelah melakukan konfigurasi IP Address pada mikrotik, cek kembali konektifitas antara modem dengan mikrotik.
ping 192.168.10.2
ping 192.168.20.2
ping 192.168.30.2

Mangling (IP > Firewall > Mangle)

Mangle ada proses pemisahan. Pada proses mangle, sebenarnya tidak terjadi perubahan apa-apa pada paket atau data yang akan kita kirimkan, tapi pada proses ini paket hanya di berikan tanda.

Connection Mark
Pertama kita akan lakukan connection mark.
1. General
• Add chain : prerouting
• In Interface : Eth 1 (interface jaringan local)
• Connection State : new



2. Extra - nth
• Nth
a. Every : 3
b. Packet : 1



Note :
Bagian Nth ini yang menentukan apakah paket akan masuk ke group 1, group 2 atau group 3. Untuk 3 line, maka nanti akan di buat 3 rule dengan Nth 31, 32 dan 33.


3. Action
• Action : mark connection
• New Connection mark : conn_1
• Passtrough : yes



Note :
Pada bagian ini kita akan memberi nama koneksi kita. Conn_1 adalah koneksi pertama, Conn_2, untuk koneksi kedua, dan Conn_3 untuk koneksi ke 3.


Note :
Lakukan connection marking ini sebanyak 3 kali, masing2 dengan NTH 31, 32 dan 33, dengan nama Conn_1, Conn_2 dan Conn_3


Route Mark 
4. General
• Add chain : prerouting
• In Interface : Eth 1 (interface jaringan local)
• Connection mark : conn_1




5. Action
• Action : mark routing
• New Connection mark : route_1
• Passtrough : no



Note :
Pada bagian ini kita akan memberi nama pada routing kita. route_1 adalah route pertama, route_2, untuk route kedua, dan route_3 untuk routing ke 3.


Note :
Lakukan routing marking ini sebanyak 3 kali, masing2 untuk Conn_1, Conn_2 dan Conn_3, dengan nama route_1, route_2 dan route_3



NAT (IP > Firewall > NAT)

NAT, Network Address Translation, adalah suatu proses perubahan pengalamatan. Ada beberapa jenis NAT, yang akan digunakan pada proses ini adalah src-nat (source nat).

Src-nat adalah perubahan pada bagian source dari suatu paket.

1. General
• Chain : src nat
• In Interface : Eth 1 (interface jaringan local)
• Connection mark : conn_1



2. Action
• Action : src nat
• To address : 192.168.10.1




Note :
Lakukan src-nat ini sebanyak 3 kali dengan rule sebagai berikut :
Conn_1 == > 192.168.10.1
Conn_2 == > 192.168.20.1
Conn_3 == > 192.168.30.1


Routing Policy (IP > Route)

Routing policy adalah bagian pengaturan routing. Pada bagian ini diatur gateway atau jalur keluar untuk setiap group

1. General
• gateway : 192.168.10.2
• Routing mark : route_1





Note :
Lakukan src-nat ini sebanyak 4 kali dengan rule sebagai berikut :
route_1 == > 192.168.10.2
route_2 == > 192.168.20.2
route_3 == > 192.168.30.2
default == > 192.168.10.2

Ubuntu Server 10.10 (Proxy) + Mikrotik

langsung aja kita ke Tutorialnya :
1. disini Ts memakai Rb450 / RB750 Buat Mikrotiknya dan spek untuk ubuntu servernya sbb:
1. Prosesor PIV
2. Ram 1 Gb DDR1
3. Hdd 250 Gb
4. Power suply bawaan cassing.
5. Lan card D-Link

Topologi jaringan seperti ini tepatnya :


Proses Instal Ubuntu 



1. Instalasi Ubuntu Server 10.10 32 bit , Bagi Yang Belum Punya Cd Instalasi bisa download Ubuntu server 10.10 di Situs resminya Ubuntu ( gak usah kuatir harus bayar karena Ubuntu Produk freeware Alias OS Gretongan / Gratis ).
2. seperti biasa kita setting komputer dulu untuk first bootingnya ke CD room / Usb Cd room bagi yg menggunakan Usb CD room di BIOS nya. Bagi yang pernah instal windows pasti sudah tau yang saya maksud.
kalau sudah kita mulai langsung proses Instalasinya seperti langkah - langkah dibawah Ini, Cekiprot :
1. Masukkan Cd Ubuntu ke Cd room
2. Pilih language english (enter)
3. Pilih instal ubuntu server (enter)
4. Tekan enter pada choose langguage english
5. Pilih united states
6. Klik no pada detect keyboard layout?
7. Klik USA pada ubuntu installer main menu
8. Klik USA pada keyboard layout
9. Klik continue pada configure the network
10. Pilih configure network manually isi ip address dg 192.168.3.2 pilih continue enter
11. Netmask 255.255.255.0 pilih continue enter
12. Gateway 192.168.3.1 terus klik continue
13. Name server addresses 192.168.3.1 pilih continue enter
14. Hotsnama : isi dg proxyku terus pilih continue enter
15. Domain name: di kosongin saja, pilih continue enter
16. Pada configure the clok pilih select from worldwide list terus cari jakarta (sesuaikan lokasi anda) terus enter
17. Pada menu partition disk pilih manual
18. Kita hapus partisi lama dulu :
19. Pilih partisi nya terus enter pilih delete the partion (ulangi perintah ini untuk semua partisi yg tersisa)
20. Jika telah selesai pilih Guided partitioning, kemudian pilih manual arahkan pada FREE SPACE (enter),
21. Pilih Create new partition (enter)

22. New partition size isi 1 Gb (pilih continue dan enter), pilih Primary (enter), pilih Beginning (enter), pada use as pilih EXT4 (enter) pada Mount point pilih /boot (enter), pd mount option pilih[*] noatime (pilih continue dan enter), pada Bootable Flag rubah menjadi on JIKA STATUS NYA TDK BERUBAH ABAIKAN SAJA kemudian pilih done setting up the partition

23. New partition size isi 10 gb (pilih continue dan enter), pilih Primary (enter), pilih Beginning (enter), pada use as pilih EXT4 (enter) pada Mount point pilih / (enter), pd mount option pilih[*] noatime (pilih continue dan enter), kemudian pilih done setting up the partition

24. Arahkan pada FREE SPACE (enter), pilih Create new partition (enter) new partition size isi 2 gb ( besarnya 2x RAM) pilih continue dan enter, pilih Primary (enter), pilih Beginning (enter), pada use as pilih swap area (enter), kemudian Pilih done setting up the partition

25. Arahkan pada FREE SPACE (enter), pilih Create new partition (enter) new partition size isi sisa semua harddisk (pilih continue dan enter), pilih Primary (enter), pilih Beginning (enter), pada use as pilih Reinsfers (enter)

pada Moun point enter manually buat menjadi /cache, pd mount option pilih[*] noatime dan realtime kemudian Pilih continue dan done setting up the partition
26. Kemudian pilih finis partitioning and write changes to disk, write the changes to disk pilih yes
27. pada full name for the new user isi dg proxyku, terus continue & enter
28. pada Username for your account isi dg proxyku, terus continue & enter
29. pada a password for the new user isi dg proxyku, terus continue & enter
30. pada re-enter password to verify isi dg proxyku, terus continue & enter
31. pada use weak password pilih yes
32. pada encrypt your home directory pilih no
33. pada HTTP proxy information KOSONGIN SAJA
34. pada configurasi apt 43% tekan enter, juga pada 81% tekan enter pilih no automatic update
35.pada choose software to install pilih OpenSSH server pilih continus pd finish the installation dan reboot, ambil CD Ubuntu, 1st Boot kembalikan ke Hardisk.
selanjutnya anda instal paket yang dibutuhkan
# login dg proxyku
# password proxyku
# ketik sudo su -
# isi proxyku
# Ketik passwd
# enter new UNIX password isi dg proxyku
# retype new UNIX password isi proxyku



Kalau sudah selesai Instalnya mari kita mulai buat instal paket-paket yang dibutuhkan buat proxynya.
Setelah selesai instal Hubungkan Kabel CROSS Dari Pc Ubuntu ke Mikrotik.
setelah itu Buka winbox untuk remote mikrotik, coba Ping IP Ubuntu dari new terminal yang ada di winbox.
lihat dan perhatikan apakah sudah reply atau belum. kalau belum coba diteliti lagi mungkin ada yang belum bener. kalau sudah reply kita lanjutkan.
langkah Berikutnya kita akan menginstal paket yang dibutuhkan, sebelumnya anda download Putty dan Winscp untuk remote ubuntu servernya disini
http://www.media*fire..com/?qi7v7r1792d0dc1

kalau sudah anda remote ubuntu lewat Putty dengan mengetikan IP address Pc Ubuntunya (192.168.3.2 ). kalau muncul pesan warning pilih aja Yes.
setelah muncul jendela terminal di Putty login seperti anda login di Ubuntu sebagai #root.

kemudian anda instal paket yang di butuhkan dengan mengetik perintah di bawah ini :
root@proxyku:~#apt-get update
root@proxyku:~#apt-get install squid squidclient squid-cgi
root@proxyku:~#apt-get install gcc
root@proxyku:~#apt-get install build-essential
root@proxyku:~#apt-get install sharutils
root@proxyku:~#apt-get install ccze
root@proxyku:~#apt-get install libzip-dev
root@proxyku:~#apt-get install automake1.9

kalau sudah selesai anda download squid 2.7STABLE9 dengan mengetikan perintah di terminal ubuntu melalui putty :

root@proxyku:~# wget h**p://tempat-sampah.googlecode.com/files/squid-2.7.STABLE9%2Bpatch.tar.gz (**=Ganti tt )

kalau sudah selesai kita extrak filenya dengan perintah :

root@proxyku:~# tar xvf squid-2.7.STABLE9+patch.tar.gz
root@proxyku:~# cd squid-2.7.STABLE9

setelah itu anda lanjutkan dengan kompil file tersebut dengan perintah di bawah ini :



./configure --prefix=/usr --exec_prefix=/usr --bindir=/usr/sbin --sbindir=/usr/sbin --libexecdir=/usr/lib/squid --sysconfdir=/etc/squid \
--localstatedir=/var/spool/squid --datadir=/usr/share/squid --enable-async-io=24 --with-aufs-threads=24 --with-pthreads --enable-storeio=aufs \
--enable-linux-netfilter --enable-arp-acl --enable-epoll --enable-removal-policies=heap --with-aio --with-dl --enable-snmp \
--enable-delay-pools --enable-htcp --enable-cache-digests --disable-unlinkd --enable-large-cache-files --with-large-files \
--enable-err-languages=English --enable-default-err-language=English --with-maxfd=65536



Kalau anda bingung anda copas aja tiap barisnya terus anda paste di Puttynya dengan klik kanan aja terus anda ENTER.
setelah itu anda lanjutkan dengan perintah :
root@proxyku:~#make
root@proxyku:~#make install



setelah selesai anda STOP squidnya. tapi sebelum anda stop squidnya anda ganti dulu isi yang ada di /etc/init.d/squid dengan perintah :

root@proxyku:~#nano /etc/init.d/squid

kemudian anda hapus semua isinya dan anda ganti dengan ini:




#! /bin/sh
#
# squid Startup script for the SQUID HTTP proxy-cache.
#
# Version: @(#)squid.rc 2.20 01-Oct-2001 miquels@cistron.nl
#
### BEGIN INIT INFO
# Provides: squid
# Required-Start: $network $remote_fs $syslog
# Required-Stop: $network $remote_fs $syslog
# Should-Start: $named
# Should-Stop: $named
# Default-Start: 2 3 4 5
# Default-Stop: 0 1 6
# Short-Description: Squid HTTP Proxy
### END INIT INFO

NAME=squid
DAEMON=/usr/sbin/squid
LIB=/usr/lib/squid
PIDFILE=/var/run/$NAME.pid
SQUID_ARGS="-D -YC"

[ ! -f /etc/default/squid ] || . /etc/default/squid

. /lib/lsb/init-functions

PATH=/bin:/usr/bin:/sbin:/usr/sbin

[ -x $DAEMON ] || exit 0

grepconf () {
w=" " # space tab
sq=/etc/squid/squid.conf
# sed is cool.
res=`sed -ne '
s/^'$1'['"$w"']\+\([^'"$w"']\+\).*$/\1/p;
t end;
d;
:end q' < $sq`
[ -n "$res" ] || res=$2
echo "$res"
}

grepconf2 () {
w=" " # space tab
sq=/etc/squid/$NAME.conf
# sed is cool.
res=`sed -ne '
s/^'$1'['"$w"']\+[^'"$w"']\+['"$w"']\+\([^'"$w"']\+\).*$/\1/p;
t end;
d;
:end q' < $sq`
[ -n "$res" ] || res=$2
echo "$res"
}

#
# Try to increase the # of filedescriptors we can open.
#
maxfds () {
[ -n "$SQUID_MAXFD" ] || return
[ -f /proc/sys/fs/file-max ] || return 0
global_file_max=`cat /proc/sys/fs/file-max`
minimal_file_max=$(($SQUID_MAXFD + 4096))
if [ "$global_file_max" -lt $minimal_file_max ]
then
echo $minimal_file_max > /proc/sys/fs/file-max
fi
ulimit -n $SQUID_MAXFD
}

start () {
cdr=`grepconf2 cache_dir /var/spool/$NAME`
ctp=`grepconf cache_dir ufs`

case "$cdr" in
[0-9]*)
log_failure_msg "squid: squid.conf contains 2.2.5 syntax - not starting!"
log_end_msg 1
exit 1
;;
esac

#
# Create spool dirs if they don't exist.
#
if [ -d "$cdr" -a ! -d "$cdr/00" ] || [ "$ctp" = "coss" -a ! -w "$cdr" ]
then
log_warning_msg "Creating squid cache structure"
$DAEMON $SQUID_ARGS -z
fi

if [ "$CHUID" = "" ]; then
CHUID=root
fi

#maxfds
ulimit -n 8192
umask 027
start-stop-daemon --quiet --start \
--pidfile $PIDFILE \
--chuid $CHUID \
--exec $DAEMON -- $SQUID_ARGS < /dev/null
return $?
}

stop () {
PID=`cat $PIDFILE 2>/dev/null`
start-stop-daemon --stop --quiet --pidfile $PIDFILE --name squid
#
# Now we have to wait until squid has _really_ stopped.
#
sleep 2
if test -n "$PID" && kill -0 $PID 2>/dev/null
then
log_action_begin_msg " Waiting"
cnt=0
while kill -0 $PID 2>/dev/null
do
cnt=`expr $cnt + 1`
if [ $cnt -gt 24 ]
then
log_action_end_msg 1
return 1
fi
sleep 5
log_action_cont_msg ""
done
log_action_end_msg 0
return 0
else
return 0
fi
}

case "$1" in
start)
log_daemon_msg "Starting Squid HTTP proxy" "squid"
if start ; then
log_end_msg $?
else
log_end_msg $?
fi
;;
stop)
log_daemon_msg "Stopping Squid HTTP proxy" "squid"
if stop ; then
log_end_msg $?
else
log_end_msg $?
fi
;;
reload|force-reload)
log_action_msg "Reloading Squid configuration files"
$DAEMON -k reconfigure
log_action_end_msg 0
;;
restart)
log_daemon_msg "Restarting Squid HTTP proxy" "squid"
stop
if start ; then
log_end_msg $?
else
log_end_msg $?
fi
;;
status)
status_of_proc -p "$PIDFILE" "$DAEMON" squid && exit 0 || exit $?
;;
*)
echo "Usage: /etc/init.d/$NAME {start|stop|reload|force-reload|restart|status}"
exit 3
;;
esac

exit 0


kalau sudah anda tekan ctrl+x terus anda ketik y terus enter untuk menyimpan hasil perubahan isi di /etc/init.d/squid. terus anda ketik perintah lagi :
root@proxyku:~#chmod +x /etc/init.d/squid

kalau sudah kita bisa stop squidnya dengan perintah:
root@proxyku:~#/etc/init.d/squid stop
kalau sudah anda download dulu squid.conf di sinihttp://www.4*shared.com/file/3h7a3MpJ/autobia.html
terus anda pastekan isinya ke ubuntu lewat WinSCP.
Bagi yang bingung remote dengan winscp, isi Hostname dengan IP addressnya ubuntu (192.168.3.2 ) Username : root password : proxyku .
terus anda tinggal drag and drop file yang ada di cpu anda ke cpu ubuntu.
kalua sudah anda lanjutkan dengan Memberikan permission pada folder cache dengan perintah :
root@proxyku:~#chown proxy : proxy /cache
root@proxyku:~#chmod 777 /cache
root@proxyku:~#chown proxy : proxy /etc/squid/storeurl.pl
root@proxyku:~#chmod 777 /etc/squid/storeurl.pl

anda tulis perintah di atas tapi, antara proxy dengan : anda tulis tanpa spasi(lihat tulisan yang saya bold).
kemarin sudah saya coba tulis tanpa spasi tapi jadi begini chown proxyroxy /etc/squid/storeurl.pl di kaskus. ada iconnya.

kalau sudah selesai lanjuutkan dengan membuat folder-folder swap/cache di dalam folder cache yang telah ditentukan dengan perintah :
root@proxyku:~#squid -f /etc/squid/squid.conf -z

lalu anda restart squidnya dengan perintah :
root@proxyku:~#/etc/init.d/squid restart
kalau sudah selesai anda setting mikrotiknya seperti dibawah ini :



Masukkan ini di mangle :
IP FIREWALL ADDRESS-LIST :
Buat manggle browsing :

/ip firewall mangle
add action=mark-connection chain=forward comment="ALL_Conection"\
new-connection-mark=users_con protocol=tcp dst.port=80 disable=no\
passthrough=yes

/ip firewall mangle
add action=mark-packet chain=forward comment="ALL_Connection_Paket" \
connection-mark=users_con disabled=no new-packet-mark="all_pkt" \
passthrough=no

Buat queue treenya

/queue tree add burst-limit=0 \
burst-threshold=0 burst-time=0s disabled=no \
limit-at=1000000 max-limit=1000000 name="Browsing_down" \
packet-mark=all_pkt parent=global-out priority=8 \
queue="default-smal"

/queue tree add burst-limit=0 \
burst-threshold=0 burst-time=0s disabled=no \
limit-at=256000 max-limit=256000 name="Browsing_ups" \
packet-mark=all_pkt parent=global-out priority=8 \
queue=default-smal


Buat Manggle game Online :

Di paket kan dulu Semua Game nya:

/ip firewall mangle
add action=mark-packet chain=forward comment="SEMUA GAME DIPAKETKAN" \
connection-mark="GAME KONEKSI" disabled=no new-packet-mark="GAME PAKET" \
passthrough=no

terus buat mark-connection tiap game :

Mangle POKER tcp port
/ip firewall mangle
add action=mark-connection chain=prerouting comment="POKER KONEKSI" \
disabled=no dst-port=9339,843 new-connection-mark="GAME KONEKSI" \
passthrough=yes protocol=tcp

Mangle AYODANCE tcp port
/ip firewall mangle
add action=mark-connection chain=prerouting comment="AYODANCE KONEKSI" \
disabled=no dst-port=18901,18902,18903,18904,18905,18906,18907,189 08,18909 \
new-connection-mark="GAME KONEKSI" passthrough=yes protocol=tcp

Mangle POINT BLANK udp port
/ip firewall mangle
add action=mark-connection chain=prerouting comment="POINT BLANK KONEKSI UDP" \
disabled=no dst-port=40000-40010 new-connection-mark="GAME KONEKSI" \
passthrough=no protocol=udp

Mangle POINT BLANK tcp port
/ip firewall mangle
add chain=prerouting action=mark-connection \
new-connection-mark="GAME KONEKSI" passthrough=yes protocol=tcp \
dst-address=203.89.146.0/23 dst-port=39190 comment="POINT BLANK KONEKSI TCP"

Mangle DOTA tcp port
/ip firewall mangle
add action=mark-connection chain=prerouting comment="DOTTA KONEKSI" \
disabled=no dst-port=6000-6152 new-connection-mark="GAME KONEKSI" \
passthrough=yes protocol=tcp

Mangle CROSS FIRE tcp port
/ip firewall mangle
add action=mark-connection chain=prerouting comment="CROSS FIRE KONEKSI TCP" \
disabled=no dst-port=10009 new-connection-mark="GAME KONEKSI" \
passthrough=yes protocol=tcp

Mangle CROSS FIRE udp port
/ip firewall mangle
add action=mark-connection chain=prerouting comment="CROSS FIRE KONEKSI UDP" \
disabled=no dst-port=40000-40010 new-connection-mark="GAME KONEKSI" \
passthrough=no protocol=udp

Untuk game Online yang belum ada bisa agan tambah sendiri, kuncinya ada di dst.port sama dst addressnya (kalau ada).

Selanjutnya Buat queue tree nya:

/queue tree add burst-limit=0 \
burst-threshold=0 burst-time=0s disabled=no \
limit-at=0 max-limit=0 name=Game_down \
packet-mark=GAME PAKET parent=global-out priority=1 \
queue=default-small

/queue tree add burst-limit=0 \
burst-threshold=0 burst-time=0s disabled=no \
limit-at=0 max-limit=0 name=Game_ups \
packet-mark=GAME PAKET parent=ether1 priority=1 \
queue=default-small

NB: ether1 adalah ip address modem / Wan / Public di mikrotik

Buat Limit user yang pakai IDM dan software sejenisnya :

kita limit menurut jenis ekstensinya dengan layer7-protocol

/ip firewall layer7-protocol
add name="Extension \" .exe \"" regexp="^.*get.+\\.exe.*\$"
add name="Extension \" .rar\"" regexp="^.*get.+\\.rar.*\$"
add name="Extension \" .zip\"" regexp="^.*get.+\\.zip.*\$"

Diatas Ts hanya menulis beberapa ekstencynya, bisa agan tambah sendiri (mis: .mp3 / . 3gp / .7zip / dll.

Terus kita buat manglenya

/ip firewall mangle
add action=mark-connection chain=forward disabled=no layer7-protocol=\
"Extension \" .exe \"" new-connection-mark=exe_conn passthrough=yes \
protocol=tcp

add action=mark-connection chain=forward disabled=no layer7-protocol=\
"Extension \" .zip\"" new-connection-mark=zip_conn passthrough=yes \
protocol=tcp

add action=mark-connection chain=forward disabled=no layer7-protocol=\
"Extension \" .rar\"" new-connection-mark=rar_conn passthrough=yes \
protocol=tcp

add action=mark-packet chain=forward connection-mark=exe_conn\
disabled=no new-packet-mark=exe passthrough=no

add action=mark-packet chain=forward connection-mark=rar_conn\
disabled=no new-packet-mark=rar passthrough=no

add action=mark-packet chain=forward connection-mark=zip_conn\
disabled=no new-packet-mark=zip passthrough=no

Terus kita buat queue tree nya buat limit :

kita buat parentnya dulu
/queue tree
add burst-limit=0 burst-threshold=0 burst-time=0s disabled=no\
limit-at=500000 max-limit=500000 name=DW.FILES\
parent=global-out priority=8

add burst-limit=0 burst-threshold=0 burst-time=0s disabled=no\
limit-at=125000 max-limit=0 name=ZIP packet-mark=zip\
parent=DW.FILES priority=8 queue=default

add burst-limit=0 burst-threshold=0 burst-time=0s disabled=no\
limit-at=125000 max-limit=125000 name=EXE \
packet-mark=exe parent=DW.FILES priority=8 queue=default

add burst-limit=0 burst-threshold=0 burst-time=0s disabled=no\
limit-at=125000 max-limit=125000 name=RAR\
packet-mark=rar parent=DW.FILES priority=8 queue=default

Nb: disini per ekstency kita limit 125k atau 12Kb/det kecepatan downloadnya dengan total limit 500k (misal kita download 3 file rar dan 2 file exe secara bersamaan ,masing2 tidak akan dapat 12 kb/ detik karena max.limitnya 500k atau 50 kb/detik jadi total ada 5 file download yang akan mendapat bandwidth 50 kb/detik : 5 = 10 kb/detik.)

Buat yang suka buka youtub*** dan situs streaming biar gak ngabisin bandwidth Browsingnya :

Kita pakai layer7-protocol lagi

/ip firewall layer7-protocol
add name=http-video regexp="http/(0\.9|1\.0|1\.1)[\x09-\x0d ][1-5][0-9][0-9][\x09-\x0d -~]*(content-type: video)"

Kita buat mangle nya :

/ip frewall mangle
add action=mark-connection chain=postrouting comment="http-video-connection" \
disabled=no layer7-protocol=http-video new-connection-mark=http-videos \
protocol=tcp dst.port=80 passthrough=yes

/ip frewall mangle
add action=mark-packet chain=postrouting comment="http-video'' \
disabled=no connection-mark=http-videos \
new-packet-mark=http-video-pkt passthrough=no

terus kita buat queue tree nya :

/queue tree
add burst-limit=0 burst-threshold=0 burst-time=0s disabled=no limit-at=256000 \
max-limit=300000 name=http-vidio parent=global-out priority=8 \
packet-marks=http-video-pkt queue type=default

(Bila ada Game online yang punya Ip address masukkan aja di ADDRESS-LIST dengan nama GAMES biar gamenya gak ke cache sama proxynya)

IP FIREWALL NAT :
0;;;; Nat Proxy
chain=dstnat action=dst-nat to-addresses=192.168.3.2 to-ports=3128 protocol=tcp src-address-list=LocalNet dst-address-list=!ProxyNet dst-port=80,8080,3128

1 Nat Client
chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether1-gateway (klo modem mode bridge anda rubah out-interface=ether1 jadi out-interface=pppoe-out )

2 ;;; Proxy Out
chain=srcnat action=src-nat to-addresses=IP INTERNET ANDA/IP PUBLIC misalnya 192.168.1.2
src-address=IP LOKAL ANDA misalnya 192.168.2.1
4 chain=dstnat action=dst-nat to-ports=53 protocol=udp dst-port=53
5 ;;; SSH
chain=dstnat action=dst-nat to-addresses=192.168.3.2 to-ports=22
protocol=tcp dst-address=IP INTERNET ANDA/IP PUBLIC dst-port=22,10000



Untuk Bandwidth management lihat lanjutan di bawah.
NB: Disini saya asumsuikan anda sudah bisa setting dasar Mikrotik, bagi yang belum bisa saya tidak akan menerangkan disini, anda bisa main-main ke sinihttp://www.kaskus.us/showthread.php?t=8839596kalau pengen belajar mikrotik.

SAMPAI DISINI KITA SUDAH SELESAI MEMBUAT MIKROTIK + EXTERNAL PROXY UBUNTU SERVER 10.10
Bagaimana kita bisa tahu bahwa squid proxy kita sudah jalan???? kita balik maneng neng Putty kita tulis perintah :

root@proxyku:~#tail -f /var/log/squid/access.log enter

Ts sudah tes di warnet Ts sendiri dan hasilnya wussssss buat cache vidio sama patch/update game Online.



untuk clear cache bisa pakai ini :




kalau paling mudah lewat webmin langsung direbuild, kalau mau lewat terminal agan ikuti langkah ini :
1. Matikan squid proxy-nya
Code:

# service squid stop && squid -k shutdown

2. hapus semua file dan folder cache-nya,
harus diketahui terlebih dahulu lokasi cache-nya....
Code:

# rm -fdR /[lokasi_cache_folder]/*

jangan lupa hapus juga log-nya biar seperti baru...
Code:

# rm -fd /var/log/squid/*

3. bangun kembali cache folder-nya...
Code:

# squid -z

4. jalankan kembali squid-nya
Code:

# service squid start atau /etc/init.d/squid/restart





source : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=9646970



Selasa, 20 September 2011

Winroute (proxy server)

Alat-alat:

1. PC x86/x64
Punya saya cuma pake AMD Sempron LE 1100
RAM 2 GB (kok gede2 amat, RAM mikrotik Cuma 256MB udah manteb) , Pake 512MB gpp asal Jalan OS dan Aplikasinya.. Tidak terlalu butuh RAM banyak. Terus kenapa pake 2 GB? Biar gaya aja.. Hehe... (Nanti lah dijelasin di bawah)
2. HDD min 10 GB, Buat OS windows sama aplikasinya.
3. VGA, Onboard aja
4. NIC (LAN Card) 2 buah, satu onboard, satu PCI (saya cuma pake 1 line speedy, kalo udah punya 2 line ISP. Berarti 3 NIC)
5. ADSL Modem (Bebas)



Bahan-bahan:

1. Windows XP/Windows 2003 mau 64 bit atau 32 bit

2. Proxy server, Saya mau pake Winroute 6.7
3. RAMDisk. Buat yang pake RAM minimal 1GB
4. Bandwidth controller Enterprise


Cara Membuat:


Instalasi RAMDisk


1. Jalankan setup.exe seperti gambar di bawah.

Yang harus perhatikan adalah OS. Apakah server 32 bit, server 64 bit, atau Desktop 32bit, atau desktop 64bit. Desktop maksudnya XP, Win Vista... Install sesuai OS ya gan.. Saya pake server 2003 32 bit.

2. Ikuti langkah berikutnya seperti di gambar.

Jalankan keygen.exe... Copy Paste, nama dan serial dari keygen ke instalasi. Lanjutkan proses instalasi.




3. Setelah selesai buka aplikasi RAMDisk pada desktop.

4. Klik icon yang saya tandai merah. Atau klik pada menu bar action->add

5. Lanjukan proses pembuatan RAMDisk.

RAM saya kan 1024 MB, jadi cuma bisa add ramdisk 750MB. Configurasi sesuai RAM dan kebutuhan agan.

Ikuti langkah selanjutnya sesuai gambar..



Check box “Save at system shutdown” fungsinya agar data pada ramdisk disimpan pada waktu proses shutdown. Dan bisa di load kembali pada saat start up..


OK Selesai. Akan termuat drive baru di windows explorer bernama RAMDisk..





Instalasi Winroute 6.7


Ikuti langkah-langkahnya..





2. Buat yang ngga pake RAMDisk, langsung next aja ya..
Buat yang menggunakan RAMDisk, ganti Destination Folder default (C:\Proram Files\Kerio). Ke drive ramdisk yg sudah kita install sebelumnya yaitu E:\Kerio.. Terus lanjutkan instalasi.




3. Password harus diisi. Minimal 6 karakter. 123456 aja biar gampang. Hehe.. Next aja ya..

4. Remote akses..? G usah deh ya. Winroute akan membuka jalur remote akses kalo agan cek di box “I’m installing Kerio Winroute Fierwall remotely”.. Defaultnya. Winroute akan memblok semua koneksi jaringan ke komputer winroute sebelum di configure.



Instalasi selesai. Tanpa perlu restart service winroute langsung jalan..
Eits.. Bentar gan.. Belum selesai..
5. Klik kanan icon winroute di, kemudian klik administration..

Masukan password pada waktu instalasi tadi. “123456”. Kemudian Save as..

Kemudian save. (supaya nanti waktu buka lagi ngga capek ketik ulang password). Name:localhost(bisa diganti sesuai keiinginan). Setelah itu. Klik connect untuk membuka page administration.

Akan muncul wizard setting. Cancel aja dulu gan.. Terus ada tips and trik. Close juga..

Unregisetered, trial sebulan gan.. lumayan.. Hehe..
6. Kracking...
Copy file “ukaip86.exe” ke direktori winroute “E:\Kerio\WinRoute Firewall “

Bukan command prompt. (ketik cmd di run terus enter)
Ketik E: (Enter)
Ketik CD E:\Kerio\WinRoute Firewall (ENTER)
Ketik UKAIP86.EXE WINROUTE.EXE -L LICENSE.KEY (enter)
Pembuatan license akankah berhasil? OK... berhasil
Masukan organitation’s name: (isi seuai keinginan)
Personal name : (isi sesuai keinginan)

Command prompt jangan di close dulu ya..
7. Patching winroute.exe
Buka task manager, kemudian end prosess winroute.exe
Pastikan winroute.exe tidak sedang digunakan. Atau stop winroute dgn cara klik kanan icon.


Ketik ukaip86.exe winroute.exe

Hasilnya...

Untuk patching antivirus..
Ketik ukaip86.exe avirplugins\avir_mcafee.dll (enter)
8. Copy license.key dan paste di license folder


9. Start lagi winroute.exe.

10. Buka lagi administration.. Jengjrengg....

OK.. Instalasi selesai...



download tutorialnya di http://www.4shared.com/document/9WgjYqni/Instalasi_Winroute_6.html

untuk instalasi Bandwith Controller

download tutorialnya di : http://www.4shared.com/document/qjWcYeii/Installasi_Bandiwidth_Controll.html

Source : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4278531

udah aku coba cara di atas, berhasil gak ada yg eror, hanya saja aku gak pakai winroute tapi memakai wingate dan gak pakai install ramdisk karena di wingate sudah tersedia, cukup pakai wingate dan bandwith controller udah bisa, untuk koneksi 2mb aku batasin download 200kb dan upload 40 kb, walau ada client yang download atau buka youtube tidak akan mengganggu mereka yg main games :)